beautifull dream


Islam Nasibmu Kini
November 28, 2008, 2:46 pm
Filed under: artikel

Jika melihat judul diatas mungkin sangat mirip dengan salah satu lirik karya maestro kita bapak Gesang yang berjudul Bengawan Solo. Namun menilik berbagai fenomena yang terjadi di akhir akhir ini islam memang menjadi agama yang terpojok dimata dunia internasional terutama di dunia barat. Hal tersebut terjadi akibat dari ulah oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan islam.

Paling mutakhir serangan teroris yang mengatasnamakan islam yang menyerang pusat ekonomi India yaitu kota Mumbai. Serangan melumpuhkan berbagai sendi terutama sendi perekonomian di India. Oknum yang menamakan kelompoknya dengan Deccan Mujahideen tersebut menyerang 11 lokasi strategis yang membawa korban sebannyak 125 jiwa melayang dan 300 korban luka. Masihkah hal tersebut dinamakan JIHAD FISABILILLAH? Perlu perenungan kembali apa yang mereka lakukantersebut masihkah dapat digolongkan sebagai tindakan melawan kemungkaran.

Islam sebuah agama paling mutakhir, penyempurna sebagaimana yang dituliskan dalam Al Qur’an  yang artinya telah kusempuranakan islam sebagai agamamu. Seharusnya sebagai agama yang paling sempurna Islam mampu menunjukkan eksistensinya sebagai agama paling bermartabat. Merupakan korelasi positif bahwa masyarakat yang bermartabat merupakan masyatakat yang menonjolkan perdamaian dan kasih sayang namun akibat ulah beberapa oknum yang mengaku Islam yang telah merusak citra islam di dunia. Sesungguhnya dalam Islam sendiri sangat diajarkan toleransi dan kasih sayang jika kita cermati dalam Al Quran Allah tidak melarang kita berhubungan dengan orang kafir sekalipun jika mereka tidak memusuhi Islam. Nah ini yang perlu kita renungkan juga definisi kafir juga perlu kita pikirkan bersama. Bukankah pada saat Nabi Muhammad SAW menyiarkan agama Islam beliau berhadapan dengan orang kafir yaitu mereka yang tidak menyembah Tuhan melainkan meyembah berhala Beliau tidak pernah menyebut Nasrani sebagai kafir ataupun Yahudi yang terang terangan memusuhi Islam sebagai kafir beliau begitu menghargai pendapat tiap umat manusia. Deangan metode kasih sayang dan toleransi tersebutlah Rasulullah berhasil menjadikan Islam sebagai agama yang begitu dikagumi bahkan oleh mereka yang tidak memeluknya. Islam yang mereka kenal merupakan Islam yang begitu sabar begitu damai, kasih, toleransi itulah yang mereka terkagum kagum dan akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam. Jikalau kita masih mengaku sebagai umat Islam yang notabene menjadikan Rasulullah sebagai tuntunan kita dalam setiap perbuatan mengapa kita tidak mencontoh betapa Rasulullah begitu menghoramti semua umat tidak hanya umat islam bahkan orang yang jelas jelas memusuhi Rasulullah tersebut mari kita berpikir sejenak!

Sesungguhnya dalam Al Qur’an Allah selalu menekankan kita untuk bertoleransi terhadap sesama manusia itu dapat kita tilik perintah tersebut dari intisari surat Al Kafirun yang intinya mengajak kita sebagai umat Islam untuk tetap menyakini terhadap Tauhid namun tidak memusuhi orang yang tidak sepaham dengan kita. Begitu juga dalam Al Qur’an Allah menghimbau kita untuk menyayangi tiap umat manusia sebagaiman kita  menyayangi diri kita sendiri, ini yang perlu kita garis bawahi bahwa Allah tidak menyuruh kita untuk menyanyangi hanya muslim namun semua umat manusia tanpa terkecuali Akankah kita selaku umat-Nya melanggar apa yang telah diperintahkan oleh Allah? Mari kita pikirkan bersama kembali.

Akankah kita selaku umat muslim yang bermartabat dan selalu menjadikan Rasulullah sebagai teladan kita masih menggunakan tindakan yang biadab hanya untuk menunjukkan eksistensi kita toh dengan berbuat seperti itu bukankah kita akan merusak citra Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang? Tindakan terorisme sendiri yang mengaku demi memperjuangkan umat Islam harus kita kaji kembali. Mengapa karena tindakan tersebut justru akan memperkuat paradigma masyarakat yang menganggap Islam sebagai teroris dan semakin menyulitkan kita untuk mengembalikan citra Islam yang telah terenggut. Tindakan tersebut juga makin menggencarkan ekpansi dunia barat untuk semakin menindas saudara kita yang ada di Palestina dan Afghanistan karena mereka makin yakin bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah benar karena mereka menganggap Islam adalah teroris.

Mari saudara semua seluruh pembaca artikel ini kita berbuat yang terbaik baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia, jadikan Islam sebagai agama yang kembali dikagumi karena KESABARAN, KASIH SAYANG, TOLERANSI dan tindakan positifnya bukan karena TERORIME. sesuai rumus segitiga, jadi makin kita banyak bergaul dalam artian baik terhadap orang lain makin mudah jalan kita untuk menuju ke Tuhan

 

MASSICOW

17171117173



Butuh Internet? SANGAT!!!!!!
November 27, 2008, 10:10 am
Filed under: artikel

Kebutuhan akan teknologi bagi dunia pendidikan makin tidak terelakkan lagi apalagi dengan ditambah oleh globalisasi yang mengahruskan kita tahu sesuatu hal lebih cepat, tepat, dan akurat. Kebutuhan informasi yang sedemikian itu sudah tidak mampu lagi kita penuhi dengan media informasi cetak dan elektronik konfensional yang ada saat ini. Kita membutuhkan suatu media informasi yang dapat menyajikan berita lebih cepat dan akurat kapan, dimana, serta dalam keadaan apa saja. Media cetak yang ditransformasikan dalam bentuk Koran sangat sulit untuk kita andalkan dalam memenuhi kebutuhan kita akan berita yang terkini yang disekitar kita maupun di belahan bumi lain. Maksimal kejadian yang terjadi pukul 24 yang dapat kita nikmati pagi hari di semua harian pagi yang beredar di masyarakat saat ini. Keadaan makin melengkapi keadaan korankita saat ini Koran yang berbentuk halaman tebal tentu sangat tidak efisien untuk dibawa untuk jiwa yang mobile seperti kebanyakan masyarakat hedonis kita saat ini. Jika menilik ke media elektronik yang di identikkan dengan televisi justru semakin membuat kita sulit untuk menjadikannya sebagai sumebr informasi karena acara yang ditampilkanoleh televisi yang mengudara di Indonesia lebih didominasi oleh acara hiburan semata kita amati saja acara berita yang ada di televisi hanya ditampilkan tiga kali itu pun sangat sulit kita harapkan mampu diserap oleh pelajar Indonesia karena acara tersebut tayang pada waktu waktu yang tidak mungkin dinikmati pelajar berita pagi tayang pada saat siswa Indonesia sednagsibuk mempersiapkan keberangkatannya ke sekolah berita siang tayang saat kebanyakan pelajar Indonesia masih menuntut ilmu di sekolah. Bahkan berita malam tayang minimal pada pukul 23.00 baru tayang di layer kaca justru akan sangat mengherankan jika seorang pelajar masih meniikmati layer kaca pada waktu seperti itu.

Jaringan internet mampu mengatasi segala kelemahan yang dimiliki media penyedia informasi lain seperti koran internet tidak perlau membawa berlembar lembar kertas guna menikmati informasi yang ingin diakses. Internet memiliki layanan yang dapat diakses kapanpun. Inforamsi yang tersedia di internet pun dapat kita nikmati baik yang paling terkini maupun informasi yang telah terjadi di masa lampau. Hal tersebut yang tampaknya membuat internet yang baru dikenal public kita Akhir millennium lalu itu begitu cepat menggeliat dan membumi di masyrakat kita. Masih segar diingatan kita beberapa puluh tahun lalu koran begitu menjadi primadona dalam penyajian berita paling update. Namun di internet kejadian yang terjadi beberapa menit yang lalu sudah mampu kita nikmati lengkap dengan ulasan yang menyertai kejadian tersebut.

Dunia pendidikan di Indonesia tampaknya begitu menyadari fenomena tersebut kini seluruh informasi yang berkaitan dengan pendidikan begitu mudah kita akses di media internet. Beragam informasi yang berkaitan dengan sekolah materi pelajaran sangat mudah kita jumpai di berbagai situs internet. Sekolah pun kini makin berlomba untuk meraih pengakuan sebagai sekolah yang berbasis teknologi informasi hal tersebut dapat tercermin dengan makin banyak yang menjadikan layanan akses internet di sekolah sebagai layanan yang ada di lingkungan sekolah. Dengan begitu siswa makin melek dengan teknologi dan makin membuat internet menjadi sebuah kebutuhan dalam dunia pendidikan. Persaingan yang tersaji dalam dunia siswa didik juga membuat internet menjadi sebuah kebutuhan karena siswa begitu bernafsu menjadi yang terbaik di lingkungannya mereka berlomba untuk menjadi yang pertama tahu dan menjadi yang paling menguasai materi yang diajarkan di sekolah. Mereka juga mnyadari bahwa tidak akan mampu jika mereka hanya mengndalkan informasi yang tersaji dalam buku pelajaran yang mereka miliki maupun dari penjelasan guru yang ada di sekolah dan di bimbingan belajar sekalipun, nah dengan mencari informasi terkait yang tersaji di internet itulah mereka merasakan kepuasan akan dahaga informasi yang mereka rasakan. Karena dalam layanan internet kita mampu mengunduh maupun bertanya jawab tentang materi pelajaran yang mungkin belum diberikan di sekolah atau di bimbingan belajar. Dengan layanan tersebut pelajar dapat menguasai materi yang akan diajarkan di kelas dengan lebih cepat dan lebih menguasai dibanding temannya  dengan begitu siswa dapat menjadi lebih menguasai materi tersebut karena saat proses belajar mengajar di kelas ia hanya mengalami proses pendalaman materi jadi tidak mengawali dari nool lagi. Tugas sekolah yang diberikan di sekolah pun kini semakin ke TI-an karena makin banyak saja guru yang memberikan tugas dengan materi yang memang tidak tersaji dengan jelas di buku, nah akan mengandalkan sumber informasi dari mana lagi siswa untuk memenuhi tugas tersebut jika tidak mencari materi di internet. Tugas tersebut tampaknya memang dirancang guru supaya siswa didik makin kenal dengan internet supaya tidak canggung saat terjun di dunia masyarakat metropolis yang sangat menuntut kecakapan di bidang teknologi informasi.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa keberadaan internet bagi pelajar yang menuntut ilmu di Indonesia bukan lagi diposisikan sebagai media pendukung kegiatan belajar mengajar tetapi sudah mulai beralih kedudukan menjadi sebuah kebutuhan yang tidak terelakkan lagi dikarenakan selain tuntutan juga karena keinginan dari pelajar itu sendiri supaya menjadi yang terbaik dari yang terbaik dalam segala bidang khususnya dalam segi pendidikan.

           



Pilkada, Demokrasi yang Boros
November 4, 2008, 7:34 am
Filed under: goverment

Semenjak dberlakuannya undang undang tentang otonomi daerah maka kini tiap daerah dapat memilih pemimpin mereka sendiri. Proses tersebut dinamkan pilkadal (Pemilihan Kepala Daerah Langsung ). sistem ini begitu memanjakan para kreator demokrasi Indonesia yang sejak dulu memang menginginkan adanya pemilihan kepala daerah oleh rakyat.

Tapi juga sepertti biasanya setiap kebijakan pastilah seperti du sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan antara efek positif dengan efek negatif yang ditimbulkan. Proses Pilkadal tentu seperti kita ketahui bersama merupakan salah satu perwujudan pembelajaran proses demokrasi di negara tercinta kita. Hal ini juga melatih bangsa kita untuk semakin bertanggung jawab terhadap pilihannya karena pemimpin tersebut merupakn kehendak rakyat. Proses ini juga sebagai media pembelajaran demokrasi bagi kita yang masih dalam tahap belajar.

Tapi seperti juga kebijakan lain tentu ada sisi negatif dari proses ini. Selama proses pilkadal di penjuru Indonesia tidak pernah luput dengan kerusuhan yang terjadi pasca pemilihan. Kubu yang kalah tidak pernah bisa dengan legowo menerima kekalahannya. Hal tersebut diperparah dengan aksi anarki pendukung calon yang kalah, jika kita amati mungkin hanya pilkadal di DKI saja yang prosesnya relatif aman terkendali. Bandingkan dengan daerah lainnya pasti ada kerusuhan yang mengikuti pesta demokrasi tersebut. Jumlah golput di tiap pilkadal selalu melebihi angka pemenang pilkadal itu sendiri dan jumlah dana yang harus digelontorkan pemerintah untuk menghelat pesta demokrasi ini juga tidak sedikit sungguh tidak sebanding dengan antusiasme masyarakat dalam menyambutnya.

Jadi kesimpulannya adalah:

Plikadal perlu kita kaji ulang antara manfaat danmudaratnya karena jika terus menimbulkan kerusuhan yang merugikan masih layakkah pembelajaran demokrasi ini dilanjutkan. Haruskah kita berkorban begitu banyak hanya untuk belajar memilih Walikota,Bupati, atau gubernur. Perlu pemikiran lagi



Sekarang Waktunya Beraksi
Oktober 7, 2008, 9:08 am
Filed under: Uncategorized

Saat ini Indonesia sedang dihantui dengan deja vu kelabu krisis multi dimensional yang terjadi pada tahun 1998 lalu. Prosesi yang terjadi hampir sama itulah yang memaksa Indonesia untuk waspada dan berhati hati lagi supaya tidak terjerumus pada lobang yang sama untuk kedua kalinya dalam satu dasawarsa ini. Keadaan seperti saat ini bagi negara sedigdaya USA saja merupakan ancaman apalagi buat Indonesia yang masih berkembang seperti saat ini. Walaupun pemerintah sudah berusaha menenangkan para investor dengan cara mengadakan rapat paripurna namun itu semua tampaknya belum mampu membuat sebuah perubahan karena pada akhirnya toh di BEI pada pembukaan pasar uang dan bursa 6/10/2008 terjadi koreksi besar-besaran hingga sekitar 10% itu menempatkan BEI di posisi terburuk se Asia sungguh ironi memang. Namun ini saat yang tepat untuk pembuktian para ahli di bidang ekonomi yang dimiliki Indonesia untuk menyumbangkan pemikirannya kepada negara. Mereka yang biasanya begitu lantang menyoroti kinerja tim ekonomi pemerintah dan selalu lantang saat memberi komentar di media massa kini mari kita berusaha bersama mencari solusi tercepat dan tertepat bagi perekonomian negara. Jangan sampai mereka hanya bergelar komentator saja tanpa pernah memberi sumbangsih bagi negara kita. Jika biasanya mereka begitu keras dan lantang mari bersama bersinergi menyelamatkan ekonomi bangsa indonesia toh jika mereka bersatu dan bekerja sama disertai dengan keikhlasan yakin Indonesia akan mampu selamat dari pusaran krisis ekonomi global sembari berharap agar dan bailout yang diglontorkan pemerintah USA dapat terserap dengan baik.



Cinta Sejati Harus Realistis
September 21, 2008, 3:10 pm
Filed under: cerpen

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika bersandar di bahunya yang bidang. 

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. 

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.

Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa
sensitif-nya kurang. 

Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal. 
Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.
“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut. 
“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan” 
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan  komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan  sesuatu, padahal tidak. 

 
Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? 
 

Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat sayalakukan untuk merubah pikiranmu?”.

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,
“Saya punya pertanyaan untukmu, jika kamu dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya:

“Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?” 

Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akan memberikan jawabannya esok.”.
Hati saya langsung gundah mendengar responnya.  
Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan coret-2an tangannya

dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan….

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskanalasannya.”. 
Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya kembali.
“Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-2 saya  supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.”. 
“Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika kamu pulang.”.
“Kamu suka jalan-2 ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu dirumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu.”.
“Kamu selalu pegal-2 pada waktu ‘teman baikmu’datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.”. 
“Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Dan aku harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami hari ini.”.
“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.”
“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu”. 
“Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.”.
“Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa  mencintaimu lebih dari saya mencintaimu.”.
“Untuk itu, sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu.
Sayang, aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat
membahagiakanmu.”.  
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya kembali. 
“Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal dirumah
ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu.”.

“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.”. 
Saya segera berlari dan membuka pintu dan melihatnya  berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku.
tulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.



CARA MEMASUKKAN FLASH KE POWERPOINT
September 21, 2008, 9:35 am
Filed under: funny

 

Kalo kita pake animasi yang dari bawaan powerpoint kayaknya kurang menarik dan tidak

powerfull, jadi disini kita akan coba memasukkan flash ke powerpoint

1.Klik menu Tools kemudian Customize kemudian akan muncul sebagai berikut

2.Kemudian pilih Control Toolbox dan akan muncul seperti berikut

3.Kemudian klik tombol

4.Kemudian pilih “shockwave flash object” dan pointer akan berubah menjadi plus

5.Drag dimana flash akan ditaruh

6.Setelah selesai didrag kemudian klik 2 kali pada flash tersebut dan akan masuk micorosft

visual basic

7.Kemudian pilih custom

8.Kemudian akan muncul lembar baru. Pada bagian Movie URL masukkan tempat dimana

flash anda yang akan dipasang di powerpoint.. Pilih ”ShowAll” pada menu scale.

Kemudian OK dan flash siap dijalankan.

 



cara edit skinz ep es
September 21, 2008, 9:28 am
Filed under: funny

/* michael’s friendster profile editor v4.1 */
/* http://www.editfriendster.com */

/* PAGE BACKGROUND */
body {
background-image: url(http://photos.friendster.com/photos/27/45/20075472/775277912l.jpg);
background-color: #ffffff;
}
/* MASTER BOXES */
.commonbox {
background-color: transparent;
}
.commonbox .evenrow {
background-color: transparent;
}
/* CONTROL PANEL: BOX */
.controlpanel {
background-color: transparent;